Malam ini saya menyadari arti kata puisi Chairil Anwar, aku adalah aku. Dalam hati kemudian aku bertanya. Aku adalah aku, aku itu bukan kamu ataupun bukan dia, karenanya manusia itu unik dan keunikannya terletak bahwa dia adalah tunggal, manusia itu tidak mungkin sama.
Jika aku adalah aku, siapakah aku itu, telahkah aku menemukan diriku yang hilang disuatu tempat yang asing. Kadang aku berpikir jika aku berada di gedung tertinggi, memandang jauh ke angkasa,aku hanya akan menemukan gumpalan awan putih bersih dalam terangnya mentari, dan jika aku memandang ke bawah, menatap jalanan yang dipenuhi oleh titik-titik hitam seperti semut, tapi taukah kamu apa itu titik-titik hitam itu, itu adalah manusia-manusia yang lalu lalang di jalanan dalam kesibukan mereka, mungkin bagi mereka, mereka telah menemukan siapa mereka dalam aktivitas mereka.
Kurapatkan kakiku pada silangan lututku, ketundukan kepalaku merasakan kerasnya lututku. Helaan napas yang berat menghimpit jiwaku. Entah apa yang tengah kurasakan dalam kebimbangan hati, entah apa yang kucari dalam kekosongan jiwa.
Tubuh ini, jiwa ini dan raga ini diam terpaku memandang kehampaan. Kadang aku berpikir kalo aku tidak akan pernah bisa menemukan siapa diriku yang sebenarnya, untuk apa aku berada di dunia ini, kenapa aku harus menjalani kefanaan duniawi yang sempurna.
27 tahun lamanya telah kuarungi ruang dan waktu tanpa tau dimana akan berlabuh, layar ini telah terkembang tertiup angin tanpa arah navigator. Hal ini merupakan perjalanan hidup yang sangat sempurna menunjuk ke biduk kehancuran.
Sudah hancurkah diriku ini? Akankah diriku ini lenyap? Jiwa ini benar-benar kosong.
Sabtu, 25 April 2009
Rabu, 22 April 2009
Tuhan Inilah Proposal Hidupku
5 Langkah Membuat Proposal Hidup:
1. Sadarilah bahwa anda adalah Masterpiece
2. Terapkan prestasi terbaik yang ingin anda raih
3. Jadilah seorang expert
4. Sempurnakan hidup anda sekarang
5. Sempurnakan lingkungan anda
1. Sadarilah bahwa anda adalah Masterpiece
2. Terapkan prestasi terbaik yang ingin anda raih
3. Jadilah seorang expert
4. Sempurnakan hidup anda sekarang
5. Sempurnakan lingkungan anda
Senin, 20 April 2009
MEREKA JAHAT
HARI INI UNTUK KEDUA KALINYA SAYA DI JEBAK OLEH OKNUM2 YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB DALAM DUNIA MAYA...MEREKA MEMBENCI SAYA............................................
Jumat, 17 April 2009
AKU DAN DIRIKU
AKU DAN DIRIKU
ADALAH SEPASANG YANG TIDAK BISA DIPISAHKAN
AKU DAN DIRIKU
SALING MELENGKAPI SATU DAN LAINNYA
AKU DAN DIRIKU
SELALU BERJALAN BERIRINGAN
WALAUPUN SERING MENGALAMI BENTROKAN
AKU DAN DIRIKU
DISATUKAN MENJADI INDIVIDU TUNGGAL
SEHINGGA MENCAPAI
SEBUAH KESIMPULAN AKHIR BAHWA
AKU ADALAH KARAKTER DIRIKU DAN
DIRIKU ADALAH KARAKTER AKU
ADALAH SEPASANG YANG TIDAK BISA DIPISAHKAN
AKU DAN DIRIKU
SALING MELENGKAPI SATU DAN LAINNYA
AKU DAN DIRIKU
SELALU BERJALAN BERIRINGAN
WALAUPUN SERING MENGALAMI BENTROKAN
AKU DAN DIRIKU
DISATUKAN MENJADI INDIVIDU TUNGGAL
SEHINGGA MENCAPAI
SEBUAH KESIMPULAN AKHIR BAHWA
AKU ADALAH KARAKTER DIRIKU DAN
DIRIKU ADALAH KARAKTER AKU
Selasa, 14 April 2009
Akankah
Jika Aku Bukanlah Yang Dulu
Masihkah Kau Tetap Menyukaiku
JIka Aku Bukanlah Seperti Dulu
Masihkah Kau Tetap Mencintaiku
JIka Aku Bukanlah Diriku Dulu
Masihkah Kau Berada Disampingku
Masihkah Kau Tetap Menyukaiku
JIka Aku Bukanlah Seperti Dulu
Masihkah Kau Tetap Mencintaiku
JIka Aku Bukanlah Diriku Dulu
Masihkah Kau Berada Disampingku
Minggu, 12 April 2009
Pemikiran Jiwa
PERNAHKAH KAU BERTANYA
PADA DIRI SENDIRI
SIAPAKAH DIRIMU ITU
PERNAHKAH KAU MILIHAT
DALAM DIRI SENDIRI
SEPERTI APAKAH DIRIMU ITU
PERNAHKAN KAU MEMIKIRKAN
TENTANG DIRI SENDIRI
APA JADINYA DIRIMU ITU
PADA DIRI SENDIRI
SIAPAKAH DIRIMU ITU
PERNAHKAH KAU MILIHAT
DALAM DIRI SENDIRI
SEPERTI APAKAH DIRIMU ITU
PERNAHKAN KAU MEMIKIRKAN
TENTANG DIRI SENDIRI
APA JADINYA DIRIMU ITU
Pelangi
Pelangi Tak Kan Indah
Kalau Tak Ada Warna
Persahabatan Tak Kan Indah
Kalau Tak Ada Perjalanan
Cinta Tak Kan Indah
Kalau Tak Ada Pengertian
Kehidupan Tak Kan Indah
Kalau Tak Ada Kejujuran
Kalau Tak Ada Warna
Persahabatan Tak Kan Indah
Kalau Tak Ada Perjalanan
Cinta Tak Kan Indah
Kalau Tak Ada Pengertian
Kehidupan Tak Kan Indah
Kalau Tak Ada Kejujuran
Selasa, 07 April 2009
Kerinduan Ini
Rasa Hati Ingin Terus Berlari Jauh
Rasa Hati Ingin Terus Menghindari
Rasa Hati Ingin Terus Menginkari
Tetapi Sampai Kapan
Sejauh Apa Aku Bisa Berlari
Sedalam Apa Aku Bisa Menghindari
Akhirnya Semuanya Bersatu
Akhirnya Semuanya Bergabung
Akhirnya Semuanya Berbentuk
Menjadi Sebuah Kerinduan
Rasa Hati Ingin Terus Menghindari
Rasa Hati Ingin Terus Menginkari
Tetapi Sampai Kapan
Sejauh Apa Aku Bisa Berlari
Sedalam Apa Aku Bisa Menghindari
Akhirnya Semuanya Bersatu
Akhirnya Semuanya Bergabung
Akhirnya Semuanya Berbentuk
Menjadi Sebuah Kerinduan
Minggu, 05 April 2009
BATU
Batu Hanyalah Seonggak Benda
Dengan Keabstrakan Bentuk
Tanpa Wujud Nyata
Memiliki Berbagai Macam Bentuk
Batu Menempati Ruang
Dimanapun Yang Dikehendakinya
Disisi Jalan, Di Tepi Sungai
Dipinggir Jurang Bahkan Diperut Bumi
Tak Seorangpun Yang Terganggu Karenanya
Tak Seorangpun Yang Mengusiknya
Tak Seorangpun Yang Memperdulikannya
Karena Dia Hanyalah Seonggak Batu
Dengan Keabstrakan Bentuk
Tanpa Wujud Nyata
Memiliki Berbagai Macam Bentuk
Batu Menempati Ruang
Dimanapun Yang Dikehendakinya
Disisi Jalan, Di Tepi Sungai
Dipinggir Jurang Bahkan Diperut Bumi
Tak Seorangpun Yang Terganggu Karenanya
Tak Seorangpun Yang Mengusiknya
Tak Seorangpun Yang Memperdulikannya
Karena Dia Hanyalah Seonggak Batu
Aku Bukan Gasingmu
Jangan jadikanku sebagai gasingmu
Jangan jadikanku sebagai mainanmu
Jangan jadikanku sebagai kesenanganmu
Jangan jadikanku milikmu
Diriku bukanlah gasingmu
Diriku bukanlah mainanmu
Diriku bukanlah kesenanganmu
Diriku bukanlah milikmu
Aku tidak mau jadi gasingmu
Aku tidak mau jadi mainanmu
Aku tidak mau jadi kesenanganmu
Aku tidak mau jadi milikmu
Jangan jadikanku sebagai mainanmu
Jangan jadikanku sebagai kesenanganmu
Jangan jadikanku milikmu
Diriku bukanlah gasingmu
Diriku bukanlah mainanmu
Diriku bukanlah kesenanganmu
Diriku bukanlah milikmu
Aku tidak mau jadi gasingmu
Aku tidak mau jadi mainanmu
Aku tidak mau jadi kesenanganmu
Aku tidak mau jadi milikmu
Kamis, 02 April 2009
Psikopat
BANYAK ORANG YANG BERKATA
GW INI GILA...GW INI SAKIT
GW INI PSIKOPAT...
GW INI BERKEPRIBADIAAN GANDA
TAPI GW TIDAK GILA...
GW TIDAK SAKIT...GW BUKAN PSIKOPAT...
DAN GW TIDAK BKPRIBADIAAN GANDA
JUSTRU MEREKALAH YANG GILA...
MEREKALAH YANG SAKIT...
MEREKALAH YANG PSIKOPAT...
DAN MEREKALAH YANG BERMUKA DUA
SEHARUSNYA BEGITULAH ADANYA
KARENA MEREKA MENGATAI DIRI MEREKA SENDIRI
DAN AKULAH CERMINAN ITU
GW INI GILA...GW INI SAKIT
GW INI PSIKOPAT...
GW INI BERKEPRIBADIAAN GANDA
TAPI GW TIDAK GILA...
GW TIDAK SAKIT...GW BUKAN PSIKOPAT...
DAN GW TIDAK BKPRIBADIAAN GANDA
JUSTRU MEREKALAH YANG GILA...
MEREKALAH YANG SAKIT...
MEREKALAH YANG PSIKOPAT...
DAN MEREKALAH YANG BERMUKA DUA
SEHARUSNYA BEGITULAH ADANYA
KARENA MEREKA MENGATAI DIRI MEREKA SENDIRI
DAN AKULAH CERMINAN ITU
Anak Singa Yang Tersesat
Anak Singa Yang Tersesat
Disuatu masa di musim daun-daun berjatuhan menyapu lantai hutan. Terdengar nyanyian kicauan burung-burung menari di atas sebuah peternakan yang terdapat di sisi luar hutan itu. Tersebutlah sebuah peternakan yang bernama “Perternakan Lity”.
Lity adalah pemilik peternakan itu, dia tinggal sendirian tetapi ditemani oleh binatang-binatang peliharaannya yang amat dicintai olehnya. Kelinci, ayam, babi, anjing dan kurakura. Para binatang itu senangtiasa membantu Lity dalam hal berkebun, memancing, memproduksi telur sebagai bahan makanan serta melindungi Lity dari segala marabahaya.
Suatu pagi, Lity meninggalkan peternakan untuk berjalan-jalan menikmati keindahan hutan. Dia terus berjalan dan berjalan memasuki hutan itu, dan tiba-tiba, dia mendengar suara tangisan dikejauahan. Lity mencari asal suara itu, dia mencari dan mencari sumber sumber suara itu, “ah ini rupanya asal suara itu, mengapa kamu menangis wahai kucing kecil”.
Lity memutuskan untuk membawa pulang kucing kecil yang tersesat itu dan merawatnya. Lity memperkenalkan kucing kecil itu kepada para bintang peliharaannya.
Apa yang terjadi dengan para binatang Lity, mereka menolak kehadiran kucing kecil yang tersesat itu. Tak seekor pun yang mau menjadi teman si kucing kecil. Kucing kecil dijauhkan dan dikucilkan oleh para binatang, namun begitu, Lity sangat menyayangi kucing kecil itu, dia sering bermain bersama kucing itu, memandikannya dan menjaganya tidur bersama.
Lity tidak tahu siapa sebenarnya kucing kecil itu” teriak ayam ketika para binatang menggelar sebuah diskusi tengah malam. “ Ya kucing kecil itu adalah predator, dia kan membesar dan akan memakan kita” seru bebek dengan ketakutannya. “ terus apa rencana kamu kelinci” Tanya anjing kepada kelinci. Mereka berpikir, berpikir dan terus berpikir, dan tiba-tiba burung mengeluarkan ide brillian “kita kacaukan saja peternakkan ini dan membuat kucing bodoh itu sebagai pelakunya, aku yakin Lity akan segera mengusiranya, gimana?”. “ya ya ya ide yang bagus, gimana kawan?” Tanya kelinci. Dan semua binatang tampak setuju. Mereka mencari cara bagaimana cara mengacaukan peternakaan ini.
Hanya kura-kura yang tidak setuju akan rencana jahat mereka yang ingin menjebak kucing kecil itu. “ ah Tuhan kedamaian di peternakan ini akan terusikkan”, penyesalan kura-kura.
Setiap hari para binatang selalu menganggu kucing kecil sehingga membuat kucing kecil itu menderita tetapi dia tetap bertahan di peternakkan itu karena kucing kecil sangat saying kepada Lity dan tidak mau berpisah darinya. Dan hanya kepada kura-kuralah dia mencurahkan segalanya.
Ketika lion bersembunyi dari kejaran para binatang, kucing kecil mendengar teriakan dari arah kolam, teriakan minta tolong, anak ayam terpeleset dan jatuh ke dalam kolam kura-kura/ “tolong……tolong……tolong……aku tidak bisa berenang, seru anak ayam yang nyaris tenggelam itu. Kucing kecil sangat takut sama air kolam, kucing kecil tidak bisa berenang. Tapi dengan sekali teriakan yang mengagetkan isi peternakan kemudian kucing kecil itu berlari dan terjun ke dalam kolam, dia berusaha untuk menyelamatkan anak ayam itu. Dan akhirnya kucing kecil itu berhasil menyelamatkan anak ayam itu. “Oh kucing kecil bagaimana saya harus berterimakasih padamu karena telah menyelamatkan anak saya” kata induk ayam sembari memeluk anaknya itu. “jangan sungkan ayam, saya senang membantu” jawab kucing kecil dengan penuh senyuman.
Para binatang pun tidak bisa berkata apapun itu dan merasa menyesal serta menyadari bahwa kucing itu tidaklah sejahat yang mereka kira. Para binatang pun baik terhadap kucing kecil dan kedamaian mulai tercipta lagi di dalam peternakan itu.
Hari-hari berlalu dengan begitu cepatnya, tahun berlalu, kucing kecil itu pun telah tumbuh dan berkembang, rumah-rumahannya yang di bangun oleh Lity sudah tidak muat lagi, matanya menatap tajam, dijari-jarinya udah tumbuh kuku-kuku tajam, suaranya pun berubah menjadi sangat berat. Kucing kecil itupun telah tumbuh menjadi seekor singa jantan yang gagah.
Kadangkala dia merindukan dunia liar yang selalu terbersit dalam ingatannya. Lity mengetahui perubahan besar dalam diri singa. Lity mengelus tubuh singa yang sedang berbaring lesu. “saya tahu kamu merindukan rumah kamu yang sebenarnya, kamu ingin bebas di alam liar kan, saya akan membawa kamu kesana, sudah waktunya, saya sangat mencintaimu kucing kecilku” kata Lity sambil mencium kening singa dan memnelai kepalanya.
Lity dan para binatang lain mengantarkan kepergian singa sehingga memasuki tepi hutan. Singa berlari memasuki hutan dan kemudian berpaling menenggok ke belakang untuk melihat kembali semua masa lalu yang dicintai olehnya. Singa itu kemudian mengaum keras kepada mereka dan kembali berlari memasuki hutan lebih jauh dan jauh. Lity dan para binatang menatap kepergian singa hingga singa menghilang di balik pepohonan. Lity percaya singa akan bahagia di alam liar ditempat yang seharusnya singa berada
TAMAT
Disuatu masa di musim daun-daun berjatuhan menyapu lantai hutan. Terdengar nyanyian kicauan burung-burung menari di atas sebuah peternakan yang terdapat di sisi luar hutan itu. Tersebutlah sebuah peternakan yang bernama “Perternakan Lity”.
Lity adalah pemilik peternakan itu, dia tinggal sendirian tetapi ditemani oleh binatang-binatang peliharaannya yang amat dicintai olehnya. Kelinci, ayam, babi, anjing dan kurakura. Para binatang itu senangtiasa membantu Lity dalam hal berkebun, memancing, memproduksi telur sebagai bahan makanan serta melindungi Lity dari segala marabahaya.
Suatu pagi, Lity meninggalkan peternakan untuk berjalan-jalan menikmati keindahan hutan. Dia terus berjalan dan berjalan memasuki hutan itu, dan tiba-tiba, dia mendengar suara tangisan dikejauahan. Lity mencari asal suara itu, dia mencari dan mencari sumber sumber suara itu, “ah ini rupanya asal suara itu, mengapa kamu menangis wahai kucing kecil”.
Lity memutuskan untuk membawa pulang kucing kecil yang tersesat itu dan merawatnya. Lity memperkenalkan kucing kecil itu kepada para bintang peliharaannya.
Apa yang terjadi dengan para binatang Lity, mereka menolak kehadiran kucing kecil yang tersesat itu. Tak seekor pun yang mau menjadi teman si kucing kecil. Kucing kecil dijauhkan dan dikucilkan oleh para binatang, namun begitu, Lity sangat menyayangi kucing kecil itu, dia sering bermain bersama kucing itu, memandikannya dan menjaganya tidur bersama.
Lity tidak tahu siapa sebenarnya kucing kecil itu” teriak ayam ketika para binatang menggelar sebuah diskusi tengah malam. “ Ya kucing kecil itu adalah predator, dia kan membesar dan akan memakan kita” seru bebek dengan ketakutannya. “ terus apa rencana kamu kelinci” Tanya anjing kepada kelinci. Mereka berpikir, berpikir dan terus berpikir, dan tiba-tiba burung mengeluarkan ide brillian “kita kacaukan saja peternakkan ini dan membuat kucing bodoh itu sebagai pelakunya, aku yakin Lity akan segera mengusiranya, gimana?”. “ya ya ya ide yang bagus, gimana kawan?” Tanya kelinci. Dan semua binatang tampak setuju. Mereka mencari cara bagaimana cara mengacaukan peternakaan ini.
Hanya kura-kura yang tidak setuju akan rencana jahat mereka yang ingin menjebak kucing kecil itu. “ ah Tuhan kedamaian di peternakan ini akan terusikkan”, penyesalan kura-kura.
Setiap hari para binatang selalu menganggu kucing kecil sehingga membuat kucing kecil itu menderita tetapi dia tetap bertahan di peternakkan itu karena kucing kecil sangat saying kepada Lity dan tidak mau berpisah darinya. Dan hanya kepada kura-kuralah dia mencurahkan segalanya.
Ketika lion bersembunyi dari kejaran para binatang, kucing kecil mendengar teriakan dari arah kolam, teriakan minta tolong, anak ayam terpeleset dan jatuh ke dalam kolam kura-kura/ “tolong……tolong……tolong……aku tidak bisa berenang, seru anak ayam yang nyaris tenggelam itu. Kucing kecil sangat takut sama air kolam, kucing kecil tidak bisa berenang. Tapi dengan sekali teriakan yang mengagetkan isi peternakan kemudian kucing kecil itu berlari dan terjun ke dalam kolam, dia berusaha untuk menyelamatkan anak ayam itu. Dan akhirnya kucing kecil itu berhasil menyelamatkan anak ayam itu. “Oh kucing kecil bagaimana saya harus berterimakasih padamu karena telah menyelamatkan anak saya” kata induk ayam sembari memeluk anaknya itu. “jangan sungkan ayam, saya senang membantu” jawab kucing kecil dengan penuh senyuman.
Para binatang pun tidak bisa berkata apapun itu dan merasa menyesal serta menyadari bahwa kucing itu tidaklah sejahat yang mereka kira. Para binatang pun baik terhadap kucing kecil dan kedamaian mulai tercipta lagi di dalam peternakan itu.
Hari-hari berlalu dengan begitu cepatnya, tahun berlalu, kucing kecil itu pun telah tumbuh dan berkembang, rumah-rumahannya yang di bangun oleh Lity sudah tidak muat lagi, matanya menatap tajam, dijari-jarinya udah tumbuh kuku-kuku tajam, suaranya pun berubah menjadi sangat berat. Kucing kecil itupun telah tumbuh menjadi seekor singa jantan yang gagah.
Kadangkala dia merindukan dunia liar yang selalu terbersit dalam ingatannya. Lity mengetahui perubahan besar dalam diri singa. Lity mengelus tubuh singa yang sedang berbaring lesu. “saya tahu kamu merindukan rumah kamu yang sebenarnya, kamu ingin bebas di alam liar kan, saya akan membawa kamu kesana, sudah waktunya, saya sangat mencintaimu kucing kecilku” kata Lity sambil mencium kening singa dan memnelai kepalanya.
Lity dan para binatang lain mengantarkan kepergian singa sehingga memasuki tepi hutan. Singa berlari memasuki hutan dan kemudian berpaling menenggok ke belakang untuk melihat kembali semua masa lalu yang dicintai olehnya. Singa itu kemudian mengaum keras kepada mereka dan kembali berlari memasuki hutan lebih jauh dan jauh. Lity dan para binatang menatap kepergian singa hingga singa menghilang di balik pepohonan. Lity percaya singa akan bahagia di alam liar ditempat yang seharusnya singa berada
TAMAT
Langganan:
Postingan (Atom)