Balas dendam seorang pria atas sakit hati akan masa lalunya dan keangkuhannya untuk menaklukkan hal yang pernah membuatnya tersakiti… Di awali dari pertemuan yang datar yang dikemasnya didalam sebuah bingkai mukjizat Tuhan dan berdalih akan rahasia yang tersembunyi didalamnya karena setiap peristiwa pasti membawa hikmah.
Dia menarik wanita polos ke dalam alur irama kontenporer dan menari diatas lantai dansa itu, terbuai arus musik dalam alunan langkah kaki, mencoba melakukan hal-hal yang berlawanan irama karena musik hanya diputar sekali didalam latunan irama, mereka menari dan terus menari tanpa lelah, tanpa bosan, tanpa jenuh di dalam batasan ruang dan waktu untuk mencapai klimaks otak.
Dan ketika semuanya tampak berputar seperti sebuah gasing yang mampu menghancurkan apa yang ada disekelilingnya.
Jenuh saya menari dalam irama tanpa nada, penat saya berputar dalam putaran gasing.
STOP...STOP...STOP DAN HENTIKANLAH
Menjauhlah dari pria itu, karena bagaimanapun adanya saya akan tetap terjebak di dalam relung yang sama, berada di dalam kebodohan yang sama tanpa adanya perkembangan diri. Dia tidak jauh berbeda dengan yang dulu.
Jarak dan waktu akan menolong saya dan tentang dia merupakan suatu pembelajaran hidup dan berkat itulah saya bisa bertemu dengan seseorang spesial dan tetap belajar dari semua hal.
HIDUP INI ADALAH BELAJAR DAN SELALU BELAJAR DALAM HIDUP
Puisi yang lumayan2 bagus, sepertinya bisa saja nanti menjadi kumpulan dan diterbitkan. Teruslah berkreasi
BalasHapus